Posted by sripendowo Materi Pelatihan, Pelatihan Kampung

MATERI PELATIHAN PENGEMBANGAN PUPUK ORGANIK

Bahan Organik adalah semua limbah pertanian yang dapat bermanfaat bagi kesuburan tanah. Bahan organik ini merpakan bahan dasar untuk membuat pupuk organik, namun selain limbah pertanian bahan organik ini juga bisa berasal dari kotoran hewan ternak yang dimiliki oleh petani dan peternak ataupun hewan-hewan yang di alam liar.
fungsi dari bahan organik adalah untuk mempengaruhi sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Pengaruh sifat fisik dari pemberian bahan organik yaitu meningkatkan infiltrasi air kedalam tanah, meningkatkan daya ikat tanah terhadap air sehingga mengurangi dampak kekeringan, menambah kandungan air dalam tanah, meningkatkan agregar tanah sehingga tanah tahan teradap erosi, meningkatkan kedalaman perakaran tanaman, dan mengurangi retaknya tanah atau kepadatan tanah.
Pupuk organik merupakan sumber bagi tanaman untuk memperoleh unsur hara mikro dan juga unsur hara makro dari alam untuk kehidupan mereka. unsur hara merupakan kebutuhan dasar dari tumbuhan, mengingat unsur hara merupakan nutrisi untuk tumbuh dan berkembang, Baik unsur hara mikro mapun makro sangat dibutuhkan untuk menyusun kehidupan tumbuhan tanpa adanya kedua unsur hara ini tumbuhan akan hidup bagaikan manusia yang menderita gizi buruk.
Komps berasal dari kata componere artinya menaruh atau memupuk sesuatu benda bersama-sama. Humus merupakan Produk Akhir dari pelapukan bahan organik, baik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan maupun hewan. Pupuk organik merupakan hasil akhir dari pengkomposisian bahan organik padat dan bahan organik cair yang berisi mikroba pengurai.
Keuntungan menggunakan pupuk organik adalah mampu menekan biaya pemupukan karena pupuk organik dapat di produksi sendiri, memperbaiki kesuburan biologi tanah, memperbaiki fisik tanah (tekstur dan Struk), memperbaiki PH tanah, menyediakan unsur hara makro dan mikro, meningkatkan produktivitas lahan, meningkatkan hasil produksi, dan berdampak bagi perbaikan lingkungan.
Kompisisi Bahan Pembuatan Pupuk Organik
1. Limbah Organik atau Kotoran Ternak, 83 %
2. Jerami atau Limbah Organik Lainnya, 5 %
3. Arang Sekam atau Abu, 10 %
4. Kalsit atau Dolomit, 2 %
5. Starter (mol,Em4, Stardec, dll, : 1 kg atau 1 Liter
Campurkan bahan-bahan yang telah disediakan, ditumpuk pada tempat yang dinaungi dengan ketinggian 1,5 m, kemudian dilakukan penutupan dan fermentasi dengan plastik dll. Kadar air dalam pembuatan Pupuk Organik ini dijaga lebih kurang 60 %.

Reported by : Yoni Anan

Tags: ,

About Author